Sejarah Lapan?
Pada 31 Mei 1962, atas arahan Presiden RI Soekarno, dibentuk Panitia Austronautika oleh Perdana Menteri Ir. H. Juanda (selaku Ketua Dewan Penerbangan RI) dan R.J. Salatun (selaku Sekretaris Dewan Penerbangan RI). Untuk mendukung langkah tersebut, pada 22 September 1962 dibentuklah Proyek Roket Ilmiah dan Militer Awal (PRIMA) afiliasi AURI dan Institut Teknologi Bandung. Proyek PRIMA berhasil membuat dan meluncurkan dua roket seri Kartika berikut telemetrinya pada tahun 1964.
Pada 27 November 1963, dibentuklah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 236 Tahun 1963 tentang LAPAN, untuk melembagakan penyelenggaraan program-program pembangunan kedirgantaraan nasional. Dalam hal penyempurnaan organisasi LAPAN, telah dikeluarkan beberapa Keppres, dengan yang terkini yakni Keppres Nomor 9 Tahun 2004 tentang Lembaga Non-Kementerian.
Tugas yang di lakukan oleh Lapan?
-Pengembangan Teknologi Dirgantara
Teknologi yang saat ini sedang dikembangkan LAPAN meliputi roket pendorong 'Sonda', satelit, pesawat Transpor, pesawat pengamat tak berawak (LAPAN Surveillance UAV), dan LAPAN Surveillance Aircraft (LSA).Roket Pendorong Sonda
Disebut sebagai RX (Roket eXperimental), dipersiapkan untuk peluncuran satelit secara mandiri pada tahun 2014 dan pengembangan Satelite Launch Vehicle (SLV) yang ditargetkan LAPAN dapat rampung pada tahun 2024.[3] Semua Roket RX diujicobakan di Pangkalan Ujicoba Roket Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.- RX-100
- RX-250
- RX-320
- RX-420
- RX-520
- RX-550
Satelit
Proyek pengembangan satelit yang dilaksanakan oleh LAPAN dimulai sejak tahun 2000. Satelit yang dibuat oleh LAPAN digunakan untuk pengambilan citra bumi, mitigasi bencana, komunikasi radio, dan pengaturan lalu lintas laut.[6]- Indonesian Nano Satelite (INASAT-1)
- Bagan Satelit INASAT-1
- LAPAN - Technische Universität Berlin Satellite (LAPAN-TUBSAT / LAPAN A-1)
- LAPAN - Organisasi Amatir Radio Indonesia (LAPAN-ORARI / LAPAN A-2)
- Satelit LAPAN A-2 / LAPAN-ORARI
FUNGSI
Dalam mengemban tugas pokok di atas LAPAN menyelenggarakan fungsi-fungsi :
·
Pengkajian dan penyusunan
kebijaksanaan nasional di bidang penelitian dan Pengembangan kedirgantaraan dan
pemanfaatannya.
·
Koordinasi kegiatan fungsional dalam
pelaksanaan tugas LAPAN.
·
Pemantauan, pemberian bimbingan dan
pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang kedirgantaraan dan
pemanfaatannya.
·
Penyelenggaraaan pembinaan dan
pelayanan administrasi umum di bidang perencanaan umum, ketatausahaan,
organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, hukum,
persandian, perlengkapan dan rumah tangga.
KELEBIHAN
DAN KEKURANGAN
Kelebihan
:
·
Banyak informasi tentang penerbangan
dan antariksa Nasional
·
Menambah pengetahuan
·
Selalu memberikan informasi yang
terupdate
·
Didalam website terdapat kontak jika
kita ingin menanyakan sesuatu
·
Tampilan website yang simple tapi
membuat nyaman untuk membacanya
Kekurangan :
·
Tidak terdapat kolom commentar untuk
setiap artikel yang ada.
·
Banyaknya template yang digunakkan
membuat website terlihat penuh
·
Posisi template yang kurang
strategis
·
Tidak terdapat artikel video yang
dapat membantu pengunjung lebih paham untuk mencari informasi
·
Background website terlihat biasa
saja.
Website lapan adalah suatu website Science yang bergerak dalam bidang pengembangan teknologi yang berhubungan dengan antariksa yang akan terus berkembang dalam bidang nya
Dan Lapan adalah Pemerintah yang sangaat penting agar negara kita tidak tertinggal dalam bidang antariksa dan teknolgi Lapan juga sering mengadakan riset.Lapan lembaga pemerintah yang Non kementrian yang akan mengembangkan teknologi.
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Lembaga_Penerbangan_dan_Antariksa_Nasional
http://sabadus.blogspot.co.id/2014/11/menganalisa-situswebsite.html
www.lapan.go.id
0 komentar:
Posting Komentar