1. Fitur Aplikasi Mobile dan Aplikasi Web Desktop
Aplikasi mobile akan terlihat sangat berbeda dari aplikasi web. Pertama,
dilihat dari ukuran layar pada smartphone pasti tidak sama dengan
ukuran layar desktop. Pada aplikasi web di mana layar lebih besar, dan
memiliki lebih banyak ruang untuk menu, toolbar, dan widget.
Pengguna smartphone dan pengguna web memiliki niat yang berbeda.
Pengguna smartphone ingin menggunakan aplikasi di mana saja, mendapatkan
produktivitas maksimum dengan tenaga sedikit, sedangkan pengguna web
mungkin akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan menggunakan aplikasi
web.Pada perbedaan tersebut, fitur yang paling produktif (atau paling
sering digunakan) disorot adalah pada smartphone. Aplikasi mobile
menyediakan semua fitur atau bagian fitur darinya. Beberapa bagian fitur
dari aplikasi mobile akan menjadi keunggulan dari aplikasi web.
2. Interaksi User
Cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi mobile dan aplikasi web
sangatlah berbeda. Dengan kemampuan layar sentuh untuk berinteraksi bagi
pengguna smartphone yang berbasis accelerometer maupun kompas, sebuah
aplikasi mobile memang dibangun secara berbeda. Contohnya adalah
aplikasi game mobil (car game), di mana mobil bermanuver dengan
memiringkan ponsel ke kiri atau ke kanan. Hal ini didasarkan pada fitur
accelerometer sebuah smartphone.Contoh lainnya adalah aplikasi peta yang
selalu menunjuk ke arah utara setiap kali pengguna merubah arah telepon
genggamnya. Hal ini didasarkan pada fitur kompas.
3. Location Awareness
Pemetaan lokasi adalah sesuatu yang baru untuk smartphone. Google Maps,
Local Search, Foursquare, dan banyak aplikasi mobile lainnya
memanfaatkan GPS yang telah disematkan ke dalam smartphone. Aplikasi web
menggunakan pemetaan lokasi juga, namun hanya dibatasi dari pengkodean
negara dan tidak secara detail.
4. Push Notification
Pengguna aplikasi banyak yang menginginkan pemberitahuan peristiwa atau
info penting seperti e-mail dan pesan masuk. Dan smartphone adalah
platform terbaik untuk pemberitahuan, karena smartphone dekat dengan
pengguna hampir sepanjang waktu.
Selain pemberitahuan seperti e-mail atau pesan masuk, layanan apa pun
juga dapat dikirimkan sebagai pemberitahuan kepada pengguna smartphone.
Lain halnya bagi pengguna aplikasi web, pengguna harus selalu login ke
sebuah aplikasi web untuk mendapatkan notifikasi.
Cara ini adalah cara yang sudah umum namun beberapa kendala yang di
temukan adalah kebingungan mendeteksi media yang dipakai untuk membuka
website tersebut ketika di akses di domain utama (www).
Jika membuka facebook melalui gadget atau smartphone otomatis facebook
akan mengalihkan ke situs versi mobilenya, yakni m.facebook.com. Jika
facebook dibuka melalui PC facebook akan otomatis mengalihkan facebook
ke versi PC atau domain utama www.facebook.com. Web harus membuat versi
mobile karena dalam pengelolaan webnya admin tidak kesulitan ketika
ingin melakukan editing file dan juga karena kebanyakan pengguna lebih
sering menggunakan gadget atau smartphone.
Cara kedua ini akan sangat efektif bila membuat website menggunakan
konsep konsep file menu. Karena bila menggunakan konsep file menu kita
hanya menyediakan 2 file saja yakni header dan footer selanjutnya
tinggal mendesain tampilan menggunakan css.